Kupang,
1 September 2013
“Shalom!”,
hari yang penuh dengan tebakan saat bersama dengan anak-anak sekolah minggu
kelas remaja tempat aku mengajar. Kamu bisa menangis saking kesalnya atau
tertawa puas gara-gara tingkah dan kata mereka. Dan hari itu aku tersenyum
lega, ternyata dengan membiarkan mereka belajar dari video klip musik, sedikit
membuat kusuk-kasak mereka berkurang. Kutugaskan mereka untuk membuat essai
tentang video itu, “Justin Bieber - Pray” dikumpulkan minggu ini.
Hari
ini, essai itu dikumpulkan dan ini hasilnya (walaupun dari 11 orang, yang
mengumpulkan cuma 3 orang..hhmmmhehehe) ;
Misye
J. Hedohari
“Orang
yang suka menolong dan membahagiakan sesama. Ia menolong dan membahagiakan
orang dari yang muda sampai tua, yang sakit maupun yang cacat. Setiap ia
melihat orang yang ingin ia bahagiakan, ia tidak pernah merasa jijik atau takut
padahal ia sudah melihat fisik dari orang yang akan ia tolong dan yang ingin
dibahagiakannya.
Tetapi
ia bukan melihat dari fisiknya, ia melihat dari hati orang yang akan
ditolongnya. Dalam video itu juga ia menceritakan tentang orang yang sedang
kesakitan, cacat, dan mengalami peperangan”
Melsiana
Ha’u
“Video
ini menceritakan suatu bencana yang melanda suatu Negara dan suatu peperangan yang
terjadi di Negara itu, yang mengakibatkan banyak orang yang menderita. Tetapi
saya sangat bangga dan kagum dengan mereka karena di balik penderitaan mereka
yang sangat menyakitkan tersimpan sebuah kebahagiaan yang sangat mendalam.
Dan
kita sebagai anak remaja yang baik, walaupun banyak beban yang kita tanggung
sebagai anak remaja kita tetap merasa bahagia menjalani hari demi hari. Dan
makna yang saya ambil dari video in adalah;
-
Kita harus menjadi remaja yang selalu
merasa bahagia walaupun banyak beban yang kita tanggung
-
Kita harus menjadi remaja
yang selalu bertanggungjawab atas segala tugas-tugas kita
-
Kita harus menjadi remaja yang selalu
bersyukur atas anugrah yang telah diberikan Tuhan
Mungkin
hanya ini saja yang dapat saya ceritakan tentang apa yang saya tahu dari video
ini”
Fernando
M. Wila Mare
“Dalam
video ini, makna yang dapat kita ambil adalah berbagi dengan orang lain.
Seperti yang tertulis di Alkitab, yaitu ‘Kasihilah sesamamu manusia seperti
dirimu sendiri’. Kita harus mengasihi orang lain yang kita kenal maupun tidak,
karena mereka juga manusia seperti kita. Jadi, kita harus mengasihi mereka.
Mengasihi
dan berbagi bukan untuk dilihat orang lain tetapi dari hati yang tulus dan
ikhlas. Karena semua yang kita punya adalah pemberian Tuhan”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar