Paradiso
Paradiso, 1 Juli 2010
Terbuai semilir angin
Ketika cahaya menelusup masuk
Lewat sela ombak dan awan gelap
Aku masih meragu dengan tatapannya
Kemudian aku dan dia
Berjalan dalam setiap tawa dan perenungan imaji
Pengenalan psikologi antar kita
Sebrangi sungai dengan ceria
Kuajak berkelana susuri hutan pantai bakau
Saat ku sadar tangan telah bertaut
Dengan irama hati yang mengiring
Kami terdiam tersenyum gugup
Dia tertawa di antara gelap
Bagiku dia cahaya di antara angin yang mengancam
Kecup manis cahayanya buatku melayang
Hangat pelukan sayangnya buatku tersadar
Dia sangat indah
Dengan mata beningnya yang coklat
Kami duduk di antara 3 ketapang
Angin, cahaya, dan paradiso
Paradise mengenalnya......
Janjiku ku akan melangkah
Saat ku melihatmu melihatku
Ada kupu-kupu terbang
Kemudian diam di bunga mentari
Kaulah (dia) Paradiso
Tidak ada komentar:
Posting Komentar